Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Akademi Keperawatan Yayasan Pendidikan Tenaga Kesehatan (AKPER YPTK) Surabaya didirikan pada 17 Juli 2001 berdasarkan izin operasional dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia dan kini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kampus ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tenaga perawat terampil di wilayah Jawa Timur yang saat itu masih mengalami kekurangan signifikan, terutama di rumah sakit tipe C dan D serta puskesmas di daerah pinggiran. Sejak angkatan pertama yang berjumlah 48 mahasiswa, AKPER YPTK terus bertumbuh dan kini menerima rata-rata 200 mahasiswa baru setiap tahun akademik melalui jalur seleksi mandiri dan kerja sama daerah.
Dari sisi keunggulan akademik, AKPER YPTK menerapkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 5 dan standar kompetensi perawat Indonesia. Mahasiswa dibekali keterampilan klinik melalui metode simulasi berbasis high-fidelity mannequin, pembelajaran berbasis kasus (case-based learning), dan praktik lapangan langsung. Program praktik klinik keperawatan dilaksanakan di 25 rumah sakit mitra, termasuk RSUD Dr. Soetomo, RSUD Dr. Soewandhie, RS William Booth, dan RS PHC Surabaya, dengan total 1.176 jam praktik klinik selama enam semester.
Fasilitas unggulan yang dimiliki meliputi delapan laboratorium keperawatan terintegrasi, perpustakaan dengan koleksi 4.500 judul buku dan akses e-journal kesehatan, ruang OSCE (Objective Structured Clinical Examination), serta gedung perkuliahan ber-AC yang dilengkapi sistem pembelajaran digital. Dosen terdiri atas 32 tenaga pendidik tetap dengan kualifikasi S2 Keperawatan dan sertifikasi bidang keahlian, ditambah tiga dosen praktisi dari rumah sakit pendidikan yang aktif memberikan kuliah tamu setiap semester.
Prestasi mahasiswa AKPER YPTK tercatat konsisten, antara lain Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Nasional 2024, Juara 1 Kompetisi Emergency Nursing Jawa Timur 2023, dan peraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat 2023. Akreditasi program studi saat ini adalah B berdasarkan keputusan LAM-PTKes No. 0234/LAM-PTKes/Akr/Dip/2022, dan institusi tengah mempersiapkan re-akreditasi dengan target nilai Unggul pada siklus berikutnya. Semua pencapaian ini menjadi fondasi kuat bagi AKPER YPTK untuk terus menjaga mutu dan relevansi lulusan di dunia kerja.
Sejarah
AKPER YPTK Surabaya lahir dari sebuah keprihatinan mendalam terhadap terbatasnya akses pendidikan keperawatan berkualitas bagi putra-putri Jawa Timur pada akhir dekade 1990-an. Gagasan pendirian sekolah perawat digagas oleh Bapak dr. H. Soerjanto Adi Wijaya, Sp.PD bersama Ibu Hj. Sri Mulyati, S.Kep., Ns., M.Kes., yang saat itu aktif sebagai pengurus Yayasan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Setelah melalui proses panjang perizinan dan penyiapan lahan di Jl. Diponegoro No. 113, AKPER YPTK resmi memperoleh izin operasional pada 17 Juli 2001 dan membuka pendaftaran angkatan pertama dengan 48 mahasiswa dan enam dosen pengajar.
Pada tahun 2005, AKPER YPTK pertama kali meraih akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nilai C, yang kemudian meningkat menjadi B pada tahun 2014 dan diperbarui kembali oleh LAM-PTKes pada tahun 2022. Tahun 2009 menandai tonggak penting dengan berdirinya laboratorium keperawatan terintegrasi pertama seluas 400 m², disusul pendirian Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat pada 2012. Sejak 2016, AKPER YPTK mulai membuka kelas kerja sama daerah untuk memenuhi kebutuhan perawat di Kabupaten Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.
Milestone berikutnya adalah pada tahun 2019, ketika AKPER YPTK menjalin kerja sama internasional dengan dua institusi keperawatan di Jepang dan Taiwan untuk program pemagangan serta penempatan kerja lulusan. Hingga 2020, lebih dari 3.800 alumni telah tersebar di seluruh Indonesia, dan angka tersebut terus bertambah menjadi 5.200+ alumni pada akhir 2024. Banyak alumni yang kini menduduki posisi strategis sebagai kepala ruang, perawat ahli, dosen, hingga pengusaha di bidang layanan kesehatan.
Pada tahun 2023, kampus meresmikan gedung perkuliahan empat lantai dengan kapasitas 1.200 mahasiswa, ruang OSCE modern, dan perpustakaan digital terintegrasi. Tahun 2024, AKPER YPTK dipercaya sebagai penyelenggara pelatihan Basic Life Support (BLS) bersertifikat untuk tenaga kesehatan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Perjalanan 23 tahun ini menunjukkan komitmen berkelanjutan AKPER YPTK untuk selalu beradaptasi dengan perkembangan ilmu keperawatan dan tuntutan dunia kerja global.
Visi & Misi
Visi AKPER YPTK Surabaya dirumuskan sebagai kompas jangka panjang yang menjiwai seluruh kebijakan akademik dan non-akademik institusi, yaitu menjadi institusi pendidikan keperawatan vokasi unggul di Jawa Timur pada tahun 2030 yang menghasilkan perawat profesional, berkarakter, berdaya saing global, serta berkontribusi nyata pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Visi ini diturunkan menjadi target terukur, antara lain pencapaian akreditasi program studi Unggul, penyerapan lulusan ke dunia kerja di atas 85% dalam enam bulan setelah lulus, dan minimal 20% lulusan bekerja di luar negeri atau institusi kesehatan bertaraf internasional.
Implementasi misi diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang saling terintegrasi. Dalam pilar pendidikan, kurikulum diperbarui setiap dua tahun dengan melibatkan pengguna lulusan dan rumah sakit mitra, memastikan materi selalu relevan dengan kebutuhan praktik klinik terkini. Pilar penelitian dijalankan melalui hibah internal bagi dosen setiap tahun, kewajiban publikasi pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2-3, serta pendampingan mahasiswa dalam penulisan karya tulis ilmiah akhir sebagai syarat kelulusan.
Pilar pengabdian masyarakat dilaksanakan lewat program desa binaan, penyuluhan kesehatan di sekolah dan posyandu, serta pelatihan pertolongan pertama untuk kader kesehatan. Seluruh kegiatan ini melibatkan mahasiswa secara langsung sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Misi tentang kemitraan strategis diwujudkan melalui MoU aktif dengan 25 rumah sakit, 12 puskesmas, dan tiga institusi internasional, sedangkan misi pembinaan karakter dijalankan melalui program mentoring, kegiatan keagamaan, dan kode etik mahasiswa yang dievaluasi setiap semester.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Program Studi D3 Keperawatan AKPER YPTK Surabaya saat ini menyandang akreditasi B berdasarkan Surat Keputusan LAM-PTKes No. 0234/LAM-PTKes/Akr/Dip/2022 yang berlaku hingga tahun 2027. Akreditasi institusi juga tercatat B dari BAN-PT, sementara proses menuju status Unggul telah dimulai sejak 2024 melalui perbaikan tata kelola, peningkatan kualifikasi dosen, dan penguatan bukti kinerja penelitian serta pengabdian masyarakat. AKPER YPTK juga aktif melaporkan data ke PDDikti dan mengikuti seluruh ketentuan pelaporan yang diwajibkan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dijalankan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang membawahi Gugus Penjaminan Mutu (GPM) di setiap unit kerja. SPMI mengadopsi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Audit mutu internal dilakukan dua kali setahun untuk mengevaluasi kesesuaian proses pembelajaran, ketersediaan fasilitas laboratorium, kinerja dosen, dan kepuasan mahasiswa yang diukur melalui survei semesteran dengan target indeks kepuasan minimal 85%.
Upaya peningkatan kualitas berkelanjutan dilakukan melalui program sertifikasi kompetensi dosen, pelatihan metodologi pembelajaran berbasis teknologi, serta rekrutmen dosen bergelar doktor secara bertahap. AKPER YPTK menargetkan pada tahun 2026 minimal 75% dosen tetap memiliki sertifikat pendidik profesional dan seluruh laboratorium terstandar. Selain itu, hasil evaluasi mutu menjadi dasar penyusunan rencana strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Renstra Akademik 2025-2030.